Palasari yang (masih) murah

Salah satu keunikan dari beberapa kota di Indonesia yang beratribut kota pelajar biasanya mempunyai suatu tempat penjualan buku dengan harga miring. Buku baru atau bekas dijual di sana, bahkan menjual buku bekas yang masih layak baca pun juga bisa. Dari buku kuliah, komik, novel, peta, sampai manekin untuk peragaan biologi juga ada. Nah, Bandung sebagai kota pelajar punya tempat semacam itu yang namanya “Palasari”.

Berlokasi dekat daerah Buah Batu, Palasari sudah akrab di telinga mereka yang mencari buku baru dengan diskon 10-30% (buku lama bisa lebih besar), lebih murah daripada toko buku biasa semacam Gram***a atau Gu**** Agung. Mencari buku di sana punya trik khusus mengingat ada sekian banyak lapak-lapak penjual buku dengan penjual yang selalu menanyakan buku apa yang kita cari bila kita lewat di depannya. Harga yang ditawarkan bisa berbeda antara satu lapak dengan lapak lainnya sehingga sebagai pembeli pasti mencari lapak mana yang menawarkan harga paling miring.

Beberapa lapak khusus menjual majalah dan komik bekas, yang lain khusus bacaan fiksi semacam novel, teenlit, dan karya sastra lama, dan sisanya buku-buku sekolah dan umum. Di bagian belakang deretan lapak-lapak itu ada deretan penjual buku dengan bangunan yang lebih bagus, lebir mirip toko daripada lapak. Salah satunya konon merupakan distributor yang relatif besar dibandingkan penjual buku yang ada di sana sehingga koleksinya lebih lengkap dan harganya juga miring. Kalau tak salah pemiliknya orang Padang (emang orang Padang gak ada matinya:p).

Beberapa waktu yang lalu terdengar kabar akan dibangun Mall Palasari sebagai ganti deretan lapak yang sekarang, alias memindahkan semua penjual buku itu ke mall yang (baru mau) akan dibangun. Berdasarkan informasi salah seorang penjual, rencana mall itu sudah dari tahun 1992 namun hingga sekarang belum teralisasi. Lamanya proses tersebut bisa jadi dari pembelian rumah-rumah yang dekat dengan lokasi tanah mall yang terletak persis di belakang bangunan lapak dan deretan toko tadi. Mau tidak mau penjual harus pindah bila kelak mall sudah jadi, tentunya tidak gratis alias bayar sewa atau beli hak kepemilikan kios di mall.

Entah berapa omzet penjual-penjual tersebut sebulan, tapi sekilas dari penampilan lapak, banyaknya saingan penjual buku di tempat yang sama, serta minat baca masyarakat yang masih rendah, nampaknya bisnis buku di sana tidak terlalu menguntungkan. Belum lagi saingan dari toko-toko buku yang punya modal besar dan tempat nyaman. Jika kelak mereka harus pindah ke mall, yang berarti mereka harus membayar biaya sewa yang tidak sedikit, berarti mau tidak mau harga buku yang dijual juga harus naik. Kalau sudah begini, bisa-bisa harganya tidak jauh beda dengan toko-toko buku biasa itu. Lalu nilai lebihnya apa ? Iya kalau penjual buku-buku bekas dan bacaan fiksi itu bisa bayar sewa dan ikut pindah, lha kalau gulung tikar? Buat pencari buku murah, mungkin nanti akan kehilangan satu tempat lagi yang menawarkan buku bermutu dengan harga terjangkau.

3 thoughts on “Palasari yang (masih) murah

Add yours

  1. ya mas, pembangunan mall jangan2 akan ‘mematikan’ ciri khas Palasari.

    tapi, sejak ‘tidak’ di bandung lagi, saya ‘jarang’ ke Palasari euy. Jauh dan ‘kurang nyaman’ (koq jadi ngerasanya pas sudah lulus ya…:) )

  2. hm, iya sayang banget.
    mengenai harga buku yang murah, bisa jadi karena produknya adalah aspal (asli tapi palsu)., atau bisa jadi kualitas kedua. jadi kaya makan buah semalakama, kalau dibeli (berarti membajak hak cipta, dosa kah?) tapi mengingat kebutuhan dengan kantong yang pas pasan?. Hm udah lama banget ga ke palasari , sejak kuliah juga, secara ada bang irfan di belakang salaman.
    he he he:P

  3. *trian: betul. kurang nyaman kenapa?
    *faizah: kalo buku aspal kayanya di D*b*r deh Fai, belum pernah beli yang aspal di Palasari. Ya, di bang Irfan emang deket tapi gak selengkap di Palasari. Di Belanda ada yang kaya Palasari gini ga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: