Mengemis Kasih

Tuhan dulu pernah aku menagih simpati
kepada manusia yang alpa jua buta

Lalu terheretlah aku di lorong gelisah
luka hati yang berdarah kini jadi kian parah

Semalam sudah sampai ke penghujungnya
kisah seribu luka kuharap sudah berlalu
Tak ingin lagi ku ulangi
gerak dosa yang menghiris hati

Tuhan dosaku menggunung tinggi
tapi rahmatMu melangit luas
Harga selautan syukurku

hanyalah setitis nikmatMu di bumi

Tuhan walau taubat sering kumungkir
namun pengampunanMu tak pernah bertepi
Bila selangkah ku rapat padaMu
seribu langkah Kau Rapat padaku

(Mengemis Kasih – Raihan)

cukup sudah!

4 thoughts on “Mengemis Kasih

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: