06
Sep
07

Pertanyaan untuk Fokus

http://www.wedgwoodbc.org/media/images/question%20mark.jpg“Bagaimana jalan menuju kotak musik? Kami butuh bantuanmu!” tanya Dora pada pemirsa kecilnya. “Katakan Peta!…katakan Peta!”. Lalu Si Peta muncul dan setelah bernyanyi mulailah ia menunjukkan jalan ke kotak musik. “Jembatan Piano, Gerbang Penyanyi, lalu..kotak musik!”. Untuk memastikan pemirsa kecil mengingatnya, Dora mengulangi jalan ke kotak musik, “Jembatan Piano, Gerbang Penyanyi, dan…Kotak Musik! Benar! Terima kasih atas bantuanmu!”.

Begitu kira-kira petualangan Dora The Explorer di salah satu episodenya dalam menemukan kotak musik. Setiap kali Dora bertemu dengan salah satu milestone perjalanannya ke kotak musik, ia selalu mengulangi dan mengulangi step by step perjalanan berikutnya. Contohnya, setelah bergembira melewati jembatan piano, ia kembali bertanya “ke mana kita berikutnya?…betul! gerbang penyanyi!”. Lalu perjalanan dilanjutkan sampai tujuan tercapai dengan tuntas. Dora sangat jarang tersesat (atau tidak pernah?) dalam petualangannya, selain dia selalu fokus dan menikmati perjalanannya (mungkin karena film kartun jadi tidak mungkin setengah jam tidak selesai, misalnya Dora tidur dulu, main-main dulu, ngobrol sama teman-teman dulu, dll). Di akhir cerita, Dora biasa mengucapkan terima kasih pada pemirsanya karena membantu menjawab pertanyaannya dengan jawaban yang tepat.

Menurut salah satu buku psikologi, salah satu cara untuk memudahkan fokus kita dalam hidup adalah dengan mengajukan pertanyaan yang tepat dan menjawabnya. Pertanyaan yang tepat adalah pertanyaan yang positif, yang membangkitkan semangat dan keingintahuan untuk menjawabnya sebagai solusi masalah-masalah kita, serta membuat hidup bermakna. Pertanyaan-pertanyaan itu biasanya berupa cita-cita, impian, hasrat untuk berubah, dan yang sejenisnya. Sibukkan diri kita setiap hari dengan pertanyaan-pertanyaan itu sehingga pikiran kita bisa terfokus dan meminimalisir gangguan-gangguan yang melelahkan pikiran. Setiap bangun pagi, tanyakan pertanyaan yang menggairahkan semangat untuk bangun dan menghidupkan hari itu.

“Bagaimana kalau hari ini adalah hari terakhir hidupku?”
“Apa yang bisa saya lakukan hari ini, yang belum pernah dilakukan orang lain?”
“Bagaimana meningkatkan pendapatan 10 kali dari yang sekarang?”
“Bagaimana Ramadhan tahun ini bisa khatam lebih dari sekali, dan bisa iktikaf di 10 hari terakhir?”
“Bagaimana perusahaan ini meraih keuntungan 2 kali lebih besar dengan bergabungnya saya di perusahaan?”
“Bagaimana meninggalkan kebiasaan buruk bangun kesiangan?”
“Bagaimana lulus cumlaude dalam 3,5 tahun?”
“Bagaimana…Apa..??”

Lalu pikiran akan menuntun kita menemukan jawabannya. Semakin menggairahkan pertanyaannya, semakin bersemangat mencari jawabannya. Saat lelah, ingatkan lagi pikiran kita tentang pertanyaan-pertanyaan itu untuk membangkitkan kembali semangat hidup agar hidup tetap dalam track yang benar. Hindari pertanyaan yang negatif, seperti:

“Mengapa ya sudah dicoba berulang kali masih gagal saja?” (kata-kata “gagal” tidak bagus buat pikiran)
“Apa saya tidak bakat sukses ya?”
“Kenapa ya hari ini sial terus?”

Semoga dengan begitu kita terbantu untuk fokus meraih yang terbaik dalam hidup. Bukankah hidup adalah ujian? Umumnya kita beranggapan ujian ini berarti ada tekanan-tekanan yang berguna untuk menguatkan kita agar hidup lebih berkualitas. Tapi bisa juga ujian berarti ada soal dan ada jawabannya. Ada pertanyaan (yang tepat tadi) dan jawabannya. Bukankah AlQur’an juga bertebaran pertanyaan-pertanyaan? Pertanyaan yang tepat biasanya bergantung pula bagaimana kita memandang dunia, lebih jauh lagi sampai pada keimanan kita. Mungkin semakin dahsyat keimanannya, makin dashyat juga pertanyaannya. Jadi, apa pertanyaan dahsyat hari ini?

NB: Ingat pertanyaan, jadi ingat pertanyaan Pinky pada Brain, dua tokoh tikus lab dalam serial kartun masa kecil, Pinky and Brain. “Apa yang akan kita lakukan hari ini, Brain?”. Jawab Brain, “Sama seperti hari sebelumnya Pinky, berusaha menguasai dunia”. Walaupun tidak pernah berhasil, namun pertanyaan dan jawaban itu selalu diulang kedua tikus itu di pagi dan malam hari (jadi mirip Dzikir pagi dan petang :)). Ehm, tikus aja bisa…:)


3 Responses to “Pertanyaan untuk Fokus”


  1. 1 mia
    September 7, 2007 at 9:32 am

    makasih Gung ^^ untuk inspirasi dan pelajaran2nya yang bermakna..
    keep on writing yaa! –> bisa jadi pertanyaan, mmm.. nulis apa ya hari ini😀

    Agung:ini yang paling butuh saya Mi🙂 Hehe pertanyaan itu boleh juga, tapi blognya Mia udah sering diupdate kayanya🙂

  2. 2 faizah
    September 7, 2007 at 6:52 pm

    :)… tulisannya menginspirasi…hum jadi mau nanya apa yah ???😛

    Agung:Kok jadi tebak-tebakan?😛

  3. December 1, 2007 at 1:44 pm

    mas agunk… wuih wuih… manteph. aku juga ngelakuin yang kamu tulis kok, trimzzZ uda ngingetin aku lagi…
    “I RESPECT MY DREAMS, I REFUSE TO LOSE, ”
    “I Am Gonna Be The Winner, Dunia – Akhirat”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


My Facebook

Agung Prasetyo

Halaman

For Sale: Biola 3/4 Skylark

Arsip

Kategori

Butuh layanan software open source?

Kunjungan

  • 177,205 klik

RSS Fortune Apple 2.0 News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Astronomi

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Advertisements & Awards

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia



%d bloggers like this: