23
Dec
07

Entah apa yang dipikirkannya

Entah apaEntah apa yang dipikirkan perempuan itu. Demi “perhatian”, “cinta”, “kasih-sayang” ia rela tampil “cantik” habis-habisan. Busana yang dikenakannya rasanya tidak bisa dibilang  cukup sopan, apalagi dandanan dan semerbak bau parfumnya. Belum lagi gerak-gerik dan nada suara manjanya. Semuanya “gratis” diberikan untuk lelaki “kesatria putih” nya.

Padahal jika dia mau bersabar sebentar, lelaki lain rela “membeli” semuanya, bahkan lebih dari itu, dengan harga yang bukan main mahalnya. Lelaki lain itu rela menjamin dengan hidupnya, bahkan dengan kehidupan setelah matinya. Bahwa kelak jika perempuan itu tidak mendapat perhatian, cinta, kasih sayang, dan kebenaran selama dalam tanggung jawabnya, maka ia rela mendapat murka Tuhan. Bagaimana tak berat jika mengambilnya ibarat memikul gunung? Bagaimana tak berat menanggung seorang manusia yang di kakinya tersedia syurga bagi anak-anaknya? Dalam mengambil risiko teramat berat, hanya orang yang akalnya sudah tak lurus dan orang yang yakin seyakin-yakinnya ia akan untung besar, yang mau mengambilnya.

Entah dapat entah tidak semua “cinta” dan “perhatian” yang didambanya, atau hanya janji-janji manis dan rayuan yang membuat hati melayang. Jika bosan, selesailah sudah, meninggalkan hati yang merana diputus “kekasih”. Jika sial, tak tertanggung malu sudah berbadan dua, sementara suami tak ada. Jika lebih sial, penghilangan nyawa janin secara paksa berakhir musibah, jika tidak menyisakan trauma, tentu derita meninggalkan dunia dalam keadaan tercela. Entah apa yang dipikirkan perempuan itu.


14 Responses to “Entah apa yang dipikirkannya”


  1. December 24, 2007 at 12:47 am

    hmm, perenungan nih mas..

    selamat hari bu🙂

    *jadi kapan menanggung ‘calon ibu’?😀

  2. December 25, 2007 at 7:14 am

    Selamat Hari IBU.., kasih Ibu sepanjang masa, kasih bapak sepanjang galahnya

  3. December 26, 2007 at 6:35 am

    hem… tumben-tumbennya posting beginian… hem… hem…

    curiga nih… ckckck <_<

    ya itu khan salah satu cara buat promosi, kalo ga menarik siapa yang mau beli hehehe…

    emang sih.. aku juga ga suka cewek yang terbuka, jadi ga keren gitu… lebih keren kalo dianya terbungkus rapi😀 huehue….

  4. 4 Rem
    December 31, 2007 at 5:11 am

    Setiap manusia mempunya jalan masing2 sesuai dengan kehendak Tuhan dan kita hanya bisa berusaha untuk yang terbaik bagi kita, dan kita harus bisa menerima Takdir yang sudah dikehendaki olehNYA baik itu burk ataw bagus

  5. December 31, 2007 at 8:53 am

    @ trian:sami2 mas. ya fastabiqul khairat saja deh🙂
    @ Jeepers: ndak sepanjang galahnya dong Jeepers, kalo kita dibesarkan sampai bisa sekolah dan menikmati internet ini
    @ inoex135: tumben ya? perlu lebih sering apa ya? mungkin saja, tapi mungkin problemnya ga sesederhana ini, ini kan baru dari sisi kaum pria saja
    @ Rem: Takdir ada di ujung usaha manusia, dan buruk atau bagus pun sangat relatif. Bisa buruk menurut kita, tapi bagus menurut Allah, begitupun sebaliknya. Tapi selalu berbaik sangka padaNya, pasti yang terbaik yang Dia Berikan. Btw, maaf Rem saya gak nangkep nyambungnya takdir sama tulisan ini.

    Ada Jeep, ada Rem, jadi mirip bengkel mobil nih🙂

  6. January 2, 2008 at 8:07 am

    “Bagaimana tak berat menanggung seorang manusia yang di kakinya tersedia syurga bagi anak-anaknya?”

    karena itu Gung, jadi ayah perlu ilmu🙂

  7. January 2, 2008 at 8:21 am

    Bagaimana tak berat menanggung seorang manusia yang di kakinya tersedia syurga bagi anak-anaknya?

    hm, jadi ayah kalo gak ada ilmunya makin berat ya Gung?🙂

  8. January 2, 2008 at 8:27 am

    tes..tes..
    (udah 2 kali komen gak masuk)

  9. January 7, 2008 at 1:37 pm

    eh aya agung. punten ah🙂

  10. January 10, 2008 at 11:57 pm

    siapa si wanita itu Gung. biar saya temui dan bilang “Halo teh, Agung pengen ngomong sama teteh, g tahu mau ngomong apa. Punten teh.”😀

  11. January 12, 2008 at 10:25 am

    dari dulu comment tapi gak bisa masuk..
    “Bagaimana tak berat menanggung seorang manusia yang di kakinya tersedia syurga bagi anak-anaknya?”
    Karena itu Gung, wajar gak kalo mereka menangis saat akad itu terucap..jangankan yang berikrar..yang datang aja nangis.

  12. January 19, 2008 at 8:54 am

    @ amir: jangan Mir, nanti dia malah bingung :p
    @ dika: mungkin lagi sibuk servernya. tapi bukannya itu nangis bahagia ya? atau sedih? atau sedih tapi bahagia?

  13. January 30, 2008 at 8:37 am

    Kira-kira kenapa yaah?? cuma dia yg tahu, siapa sii yang tahu akhir cerita seseorang, kemana dia akhirnya masuk? surga atau neraka? mana ada yang tahu..

    mending kita berdoa bersama-sama supaya dia diberi waktu untuk taubat sebelum akhir hayatnya..

    eehh, adaa peer niih..mampir ke blog aja yaaa..

  14. February 2, 2008 at 10:08 am

    @ Hartman: ya, kita selalu berusaha n berdoa yang terbaik. Waduh, ada pe er segala :p ta baca dulu ya mas🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


My Facebook

Agung Prasetyo

Halaman

For Sale: Biola 3/4 Skylark

Arsip

Kategori

Butuh layanan software open source?

Kunjungan

  • 177,170 klik

RSS Fortune Apple 2.0 News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Advertisements & Awards

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia



%d bloggers like this: