17
May
08

Google vs YellowPages

Google

Penyakit termakan iklan dan sugesti berlebihan akan kedigdayaan google sebagai mesin pencari serba tahu ternyata saya derita, entah sejak kapan. Hampir semua pertanyaan yang bernada pencarian saya jawab dengan google. Seorang kawan yang bertanya tentang penyedia mesin tertentu di Bandung, saya sarankan agar segera megetikkan kata pencarian tertentu di google. Sambil berseloroh, ia setengah mengejek bahwa saya terlalu terikat dengan mbah google. Tak apa, pikir saya, toh sejauh ini ia mengerjakan tugasnya dengan baik. Sampai suatu waktu, saya merasa dibodohi dengan pikiran saya sendiri.

Kebutuhan saya sederhana, yakni mencari beberapa toko yang menjual alat musik tertentu agar dapat saya bandingkan harga dan kelasnya. Malang tak ada kenalan yang cukup banyak tahu toko-toko musik di Bandung. Pembelian lewat internet bukan pilihan, mengingat ongkos kirim minimalnya cukup untuk membeli 2 alat tersebut. Awalnya pikiran saya langsung ke google, namun malang informasi yang dia berikan tak banyak membantu. Walaupun bukan sekali ini ia mengecewakan, namun saya dengan segera bisa memaafkan dan memakluminya, untuk kemudian tak kapok saya kembali menggunakannya kali berikutnya. Maka dengan berbekal informasi 2-3 toko, saya pun memutuskan melakukan transaksi. Agak tak puas karena tak banyak yang bisa dibandingkan, namun apa daya tak ada informasi lain yang membantu, apalagi saya tak punya banyak waktu untuk ini.

Sekian waktu berselang, saat jalan-jalan ke daerah yang jarang saya lewati, saya menemukan toko musik yang tidak saya ketahui. Tak jauh dari sana, saya temukan toko yang kedua, yang lebih besar ukurannya. Agak menyesal, dan terpikir betapa sulitnya menemukan toko musik. Seorang rekan di kantor juga pernah menanyakan hal yang sama, jadi nampaknya masalah pencarian toko-toko ini pun dialami orang lain, entah berapa banyak. Dan nampaknya, masing-masing masih mengandalkan informasi dari kenalannya. Beruntung jika kenalannya banyak dan serba tahu, jika tidak nasibnya bisa seperti saya. Jadi, tak adakah yang bisa membantu pencarian yang tidak bisa ditangani google ini?

Yellow PagesMasya Allah! Tak terpikir sebelumnya bahwa solusi itu biasanya disimpan di dekat telepon rumah. Sebuah benda tebal bersampul kuning, jika dibuka di dalamnya pun isinya kuning-kuning. Ya, dialah si halaman kuning, alias yellow pages. Buku tebal gratisan yang biasanya diambil Ibu saat tahun baru, saat membayar tagihan telepon di bank. Seumur-umur buku itu jarang sekali dibuka, dan sedikit sekali kurasakan manfaatnya. Padahal di dalamnya tersedia database alamat dan nomor telepon penduduk Bandung, berikut berbagai macam toko yang menjual berbagai barang dan jasa. Saat kuperiksa, benar saja. Kutemukan lebih dari 10 toko musik di berbagai tempat di Bandung, salah satunya memang yang tadi kutemui. Kurasa kawanku yang mencari mesin tadi juga bisa menemukan penjualnya di sini. Situsnya di yellowpages.co.id bisa digunakan untuk mempercepat pencarian.

Entah mengapa si halaman kuning tidak nyangkut di kepalaku saat membutuhkan sesuatu. Dan entah mengapa pula kita saling bertanya untuk sesuatu yang jawabannya bisa ditemukan di sana. Dan anehnya, mengapa pula direktori telepon disebut halaman kuning? Ah, sudahlah.


4 Responses to “Google vs YellowPages”


  1. May 17, 2008 at 2:17 pm

    Dan anehnya, mengapa pula direktori telepon disebut halaman kuning?

    Klo yang untuk daftar telepon personal menggunakan halaman putih, jadi namanya white pages. Mungkin untuk membedakan saja.

    Btw, memang kalo biasa mikir rumit, susah untuk berpikir simpel. Dan yang simpel baru terpikir setelah beberapa waktu kemudian. Tapi, mungkin dengan begini bisa teringat untuk masa mendatang🙂 Ambil hikmahnya saja😀

  2. May 21, 2008 at 12:35 am

    yellowpages tidak nyangkut di kepala karena ter frame dengan Google, karena kebanyakan internet. jadi segala-galanya serba internet.

    jadi maksud tulisan ini promosi halaman kuning?

  3. May 25, 2008 at 2:58 pm

    bukan promosi, tapi menawarkan alternatif solusi kalo lagi nyari produk di bandung, begitu mas🙂

  4. November 18, 2013 at 10:18 am

    My brother suggested I might like this web site.

    He was totally right. This post truly made my day.
    You can not imagine just how much time I had spent for
    this info! Thanks!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


My Facebook

Agung Prasetyo

Halaman

For Sale: Biola 3/4 Skylark

Arsip

Kategori

Butuh layanan software open source?

Kunjungan

  • 177,170 klik

RSS Fortune Apple 2.0 News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Advertisements & Awards

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia



%d bloggers like this: