26
May
09

Berjodoh di Kantor

Urusan jodoh ternyata bisa cukup kompleks bagi orang kantoran. Apalagi bagi perusahaan yang menetapkan larangan menikah bagi sesama karyawan dengan pertimbangan conflict of interest. Boleh menikah, tapi salah satu harus mengundurkan diri dari perusahaan. Dan pada sebagian besar kasus, suami yang tetap bertahan di perusahaan dengan pertimbangan posisinya sebagai kepala keluarga. Bagi sebagian besar orang, keluar dari pekerjaan sama sekali bukan ide bagus, apalagi jika hidup di kota besar dan kondisi perekonomian sedang lesu. Maka tak heran sesama karyawan (laki-laki dengan perempuan yang masih single, tentu saja) nampak saling jaim, menahan diri. Tak ada gunanya melakukan pendekatan serius jika salah satunya tak siap untuk keluar. Ini bagus untuk perusahaan, karena asmara bisa mengaburkan kinerja, begitu prinsipnya.

Di sini lain, pekerjaan di perusahaan jelas mengkonsumsi sebagian besar waktu hidup karyawan. Apalagi kalau tempat tinggal jauh dari kantor. Sebut saja pergi dari rumah setelah subuh dan pulang kembali pukul 8 atau 9 malam. Hampir tak ada waktu bersosialisasi selain akhir pekan, itu juga kalau tidak lembur. Maka dalam situasi seperti itu, bagaimana seorang pria bisa mengenal calon istrinya, dan demikian sebaliknya? Di kantor, saat sebagian besar waktu dihabiskan, sesama karyawan bisa lebih mengenal satu sama lain. Tapi ini tak mungkin mengingat peraturan di paragraf pertama tadi. Maka tak heran di berbagai perusahaan kita menemukan banyak karyawan yang baru menikah pada usia 30-an. Selain karena mengejar karir, tentu urusan jodoh yang tak kunjung bertemu juga jadi sebab. Jadi?

Lalu bertemulah kita dengan beberapa metode perjodohan yang memungkinkan untuk orang kantoran. Pertama, lewat guru ngaji atau dijodohkan orang tua. Yang ini kita sudah mahfum bahwa cara-caranya lebih elegan dan lewat perantara yang dianggap lebih berpengalaman mempertemukan kedua insan ke pelaminan (terdengar seperti bahasa orang KUA, bukan?). Yang kedua lewat pertemanan masa lalu di bangku kuliah atau SMU yang meningkat tarafnya menjadi lebih serius. Maka baik-baiklah menjalin pertemanan sejak SMU, jika perlu sejak SD (halah). Yang ketiga, dan nampaknya mulai menjadi tren, yakni lewat situs pertemanan semacam Facebook (FB).

Selain sebagai sarana pertemanan dan ajang narsisme, FB seperti yang sejenisnya seperti Friendster memang memungkinkan untuk dijadikan sarana mencari calon pendamping. Di luar kebenaran data atau foto yang ditampilkan, setidaknya menyimpan harapan, sekecil apapun itu. Bagi karyawan yang ‘terkurung’ di gedung kantornya di saat-saat istirahat, menjelajahi FB bisa jadi punya misi tertentu. Itu juga kalau perusahaan tidak menutup aksesnya dengan pertimbangan pemborosan waktu dan kemungkinan kebocoran data perusahaan. Lalu bagaimana kelanjutannya setelah mengenal dari FB? Ah, tanya saja dengan yang sudah berpengalaman. Nanti tulisan ini terdengar terlalu membual. Tapi untuk yang satu ini nampaknya tidak kena kategori fatwa haram penggunaan FB.

Eh, bagaimanapun metodenya, tetap saja tulisan ini tak punya pijakan yang berarti tanpa pengalaman penulisnya. Tapi kalaupun ada, tak mungkin pula diceritakan detailnya karena terlalu personal. Jadi sambil berusaha, biarlah sejenak do’a indah ini kita renungkan, agar kelak jadilah ia kenyataan.


“Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun. Waj’alna lil muttaqiina imaama”
Ya Rabb kami, karuniakan kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk mata kami. Dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. Amin.



9 Responses to “Berjodoh di Kantor”


  1. 2 Rachma
    May 26, 2009 at 3:10 pm

    Jadi yang udah dicoba yang mana aja Gung?

  2. May 26, 2009 at 5:18 pm

    pertanyaan dasar, kenapa nulis tentang ini?😕

  3. May 26, 2009 at 5:18 pm

    pertanyaan dasar, kenapa nulis tentang ini mas agung?😕

  4. May 27, 2009 at 10:07 am

    @ arifromdhoni:😀
    @ Rachma: wah, pertanyaan jebakan😛. Sebenarnya tulisan ini lebih ke pengamatan, bukan pengalaman -ngeles-
    @ trian: jawaban dasar, kenapa nggak? something wrong mas?

  5. June 14, 2009 at 3:28 am

    seru habis Mas,

    doanya juga bagus,,,

  6. June 20, 2009 at 8:42 pm

    @ maul: kaya film koboi aja seru😛 amin, semoga soanya terkabul.

  7. 8 yoe
    October 30, 2009 at 3:59 pm

    ciee, Agungg… wkwkwk… ;p

  8. November 1, 2009 at 7:20 pm

    @yoe: no comment deh.😛


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


My Facebook

Agung Prasetyo

Halaman

For Sale: Biola 3/4 Skylark

Arsip

Kategori

Butuh layanan software open source?

Kunjungan

  • 177,170 klik

RSS Fortune Apple 2.0 News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Advertisements & Awards

Komunitas Pengguna Apple Macintosh Indonesia



%d bloggers like this: